Tren Loafer-Sneakers Makin Nyata, Tawarkan Infusi Gaya Classy yang Sporty

Milan

Dalam dunia mode, memadukan dua estetika yang bertolak belakang selalu menjadi ‘rumus’ andalan untuk menciptakan produk desain yang unik. Terbaru, tren Loafer-sneakers yang semakin menunjukkan eksistensinya.

Dalam hal ini, kita bicara soal perkawinan antara desain klasik dan sporty. Terkadang, hasil dari perkawinan keduanya memicu reaksi yang berbeda-beda. Bisa berakhir sebagai tren, atau sebaliknya, menjadi cibiran publik (baik mereka yang mampu membeli, atau tidak).

Jaket varsity yang pertama kali diperkenalkan sebagai luaran olahraga pada awal 1900-an di tengah komunitas kampus-kampus Amerika Serikat sudah melalui berbagai macam versi. Dari kelas jenama lokal hingga rumah mode mewah ternama dunia menawarkan interpretasinya masing-masing.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kehadiran tren athleisure, tak bisa dipungkiri, merupakan bagian kecil dari hasil kreativitas tersebut. Tak hanya pakaian, tapi juga pilihan aksesori seperti sepatu.

Januari lalu, Junya Watanabe memadukan koleksi busana pria terbarunya dengan dominasi alas kaki berupa loafer di Paris Fashion Week edisi Menswear Fall 2024.

[Gambas:Instagram]

Namun, bukan sepatu kulit tanpa tali yang selama ini kita kenal. Berkolaborasi dengan New Balance, desainer asal Jepang yang berbasis di Paris, Prancis, itu menyertakan loafers dalam tampilan sporty dengan menginfusi elemen dari sepatu lari New Balance 1906 yang ikonis.

Sepatu pertama yang muncul berwarna hitam, sebelum beredar di internet foto-foto loafer-sneakers Junya Watanabe x New Balance berwarna hijau futuristis. Harga belum dirilis, karena koleksi Fall-Winter 2024 baru dipasarkan pada periode Juli-September.

[Gambas:Instagram]

Menyusul kemudian versi kolaborasi Puma dan Palomo Spain. Menyusul kesuksesan kolaborasi pertama, keduanya menawarkan interpretasi baru yang lebih segar dengan sol lebih bergerigi. Sepatu tersebut dinamai Nitefox.

Jauh sebelumnya, ada Reebok dan Cottweiler yang bersinergi merilis loafers-sneakers pada 2019. Converse juga ikut meramaikan sepatu jenis ini.

Fendi Men Spring-Summer 2025Loafer-Sneakers di koleksi Fendi Men Spring-Summer 2025. (Foto: Dok. Fendi)

Dan tampaknya, tren ini semakin nyata setidaknya setahun ke depan setelah koleksi Fendi Menswear Spring 2025 yang dipresentasikan di Milan Fashion Week baru-baru ini menyertakan sepatu tersebut.

Bagaimana menurut kalian, yay or nay?

Fendi Men Spring-Summer 2025Loafer-Sneakers di koleksi Fendi Men Spring-Summer 2025. (Foto: Dok. Fendi)

Simak Video “Promotor Rilis Harga Tiket Fan Meeting Kim Ji Won di Jakarta
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)



link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *